Tanyalah pada Rintik Hujan

Tanyalah pada rintik hujan, pada kemilau senja, pada daun yang berserak, pada ranting patah, pada biru gunung, pada segala yang kau lihat, tanyalah tentang gundahmu itu, tumpahkan semua masalahmu itu kawan, maka rasakan kelegaan hati, terlepaslah beban yang menindih.

Lalu tulislah pada kulit pohon, pada tanah merah, pada dinding malam, torehkan semua, pahatkan segala, maka rasakan kesejukan jiwa, hilangkan sesak dada.

Sudahkan engkau membaca sudut-sudut gelap hatimu? Yang mulai mengembang memakan ruang? Bukankah titik-titik hitam itu telah terjejal disana? Semakin hari semakin bertambah?

Mungkin kau tidak paham apa yang kaubaca, karena akupun tak paham apa yang kutulis. Tidak ada pertanyaan, titik!

2 Tanggapan

  1. ha..
    ha..
    ha..
    bikin format puisi po sajak gitu loh
    kalo perlu gurindam dengan irama yang asik
    taste nya kayak bikin lagu
    sesat gak gue sih….?
    capek dech…?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: