Noda2 Hati

Seperti sebuah pendakian yang panjang dan berliku, jalan kehidupan itu sering terasa melelahkan. Tak jarang kita harus jatuh bangung pada beberapa etape, mencoba tuk istirahat mengambil nafas, lalu berjalan kembali meneruskan perjalanan. Pada kondisi seperti itu, selalu ada masa-masa dimana fase keteguhan kita diuji. Berbagai pertanyaan kemudian muncul, mau dan mampukah kita meneruskan perjalanan? Seberapa lama kita mampu bertahan?

Tapi ketenangan jiwa adalah kuncinya. Maka dzikrullah adalah pintunya. Tapi mengapa seringkali hati kita masih juga terasa gersang? Mungkin karena terlalu banyak noda yang belum jua terkikis. Kedengkian, kesombongan, ketamakan, dan saudara-saudaranya mungkin masih mendominasi hati. Kita masih dijajah oleh penyakit-penyakit semacam itu, hawa nafsu kita pun mengamininya dan menjadi fasilitator bagi pertumbuhannya. Apalagi, hawa nafsu memang selalu menarik-narik kita pada jalan-jalan keburukan. Sudah mampukah kita mengekang kendali hawa nafsu? Ternyata masih jauh dari yang diharapkan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: