Jadilah Penonton yang Rasional

Saya sering tidak habis pikir ketika membaca komentar-komentar pada berita di situs berita online, khususnya berita tentang sepakbola. Apalagi jika yang bertanding adalah klub-klub luar negeri yang selama ini dikenal rivalitasnya di lapangan hijau. Sebut saja Real Madrid vs Barcelona, MU vs Manc City, AC Milan vs Inter Milan atau klub-klub lain di liga-liga besar di eropa.

Banyak komentar-komentar yang sama sekali tidak menunjukkan kesantunan. Kata-kata kasar dan kotor sering keluar. Saling caci dan saling serang, tanpa mau mengakui keunggulan tim lawan.

Jika dipikir lebih jauh, ada tidak sih untungnya menjadi fans fanatik sebuah klub bola seperti itu?  Jika klub yang dibela itu menang, apa kita ikut menikmati hadiahnya? Kecipratan barang serupiah saja tidak. Lha kok mau-maunya ngotot-ngototan membela tim tersebut?
Baca lebih lanjut

Dari Bedah Buku Tere Liye: Menulislah Dengan Rasa Cinta

tereliyeHari Sabtu kemarin, saya diberi kesempatan untuk menjadi moderator bedah buku Tere Liye, “Bidadari-Bidadari Surga”, sekaligus juga membahas tentang dunia tulis menulis yang selama ini digeluti oleh penulisnya.

Dalam benak saya, Tere Liye adalah nama pena seorang penulis wanita, sebab terdengar begitu feminin. Banyak juga orang lain yang beranggapan seperti itu. Ternyata Tere Liye ini seorang laki-laki tulen bro :D.

Pada awalnya saya juga berpikir bahwa Tere Liye adalah seorang full time writer, seorang penulis yang memang pekerjaan sehari-harinya hanya menulis. Sebab sampai saat ini, di usianya yang baru 33 tahun, Tere Liye sudah menghasilkan 15 novel. Ternyata dalam kesehariannya Kang Tere adalah seorang akuntan, beliau alumni fakultas ekonomi UI. Bagaimana bisa ya?
Baca lebih lanjut

Kisah Sukses Youtube: Anak-anak Muda yang Memulai Usaha dari Garasi

youtubePada 9 Oktober 2006, dari Mountain View, California, satu berita besar tersebar ke seluruh dunia. Semua rumor dan dugaan yang beredar selama ini akhirnya terjawab. Hampir semua media massa di seluruh dunia meliput berita ini. Hari itu, Google Inc., perusahaan search engine terbesar di dunia, mengumumkan bahwa mereka telah setuju mengakuisisi YouTube, sebuah perusahaan penyedia layanan jasa bagi orang-orang yang ingin melihat dan berbagi video mereka melalui internet. Harga yang ditawarkan tidak main-main, mencapai 15,67 triliun rupiah dalam bentuk transaksi saham.

Youtube saat ini memang telah menjadi salah satu ikon dunia internet, padahal YouTube baru dikembangkan dua puluh satu bulan sebelum dibeli oleh google, sebuah periode waktu yang sangat singkat. Hal inilah yang membuat penulis buku ini, Yudhi Herwibowo, mengangkat kisah sukses YouTube kedalam sebuah buku. Bagi Yudhi, sistem YouTube sampai sekarang masih membuatnya tak percaya. Walalupun ide situs video sharing bukanlah ide yang pertama, kemasan YouTube terasa begitu sempurna. Kesederhanaan ditunjang dengan teknologi paling mutakhir di belakangnya, menjadi kombinasi yang sangat unik, karena selama ini yang kita tahu, teknologi mutakhir selalu diikuti dengan kerumitannya. Baca lebih lanjut

Menginstal Program dari Server Repository Ubuntu Lokal

Para pengguna ubuntu (atau linux secara umum) yang masih baru terkadang bingung ketika menemukan beberapa file yang dimilikinya tidak bisa dibuka. Misalnya saja file bertipe CHM, RAR atau bahkan file bertipe MP3. Secara manual kita bisa mendownload file source programnya kemudian melakukan proses kompilasi terhadap file tersebut. Sayangnya proses ini menjadi tidak nyaman ketika file tersebut membutuhkan file lain yang mesti kita download dan kita kompilasi juga (istilahnya file dependensi). Nah, untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna, saat ini beberapa distro linux sudah mengemas berbagai program tambahan dan meletakkannya dalam sebuah server repository, termasuk juga Ubuntu. Dengan mengetikkan satu baris perintah maka kita tinggal menunggu saja proses instalasi berjalan tanpa adanya masalah dependensi. Tapi tentu saja komputer kita harus terhubung ke internet :)… btw bagi yang tidak terhubung ke internet barangkali bisa membeli DVD repository-nya. Caranya bisa dilihat disini: http://wiki.ubuntu-id.or/PemesananDvdReposUbuntu
Baca lebih lanjut

Ketika Lebaran Tidak Bisa Mudik

Lebaran baru saja kita lewati dua hari yang lalu. Gema takbir yang gegap gempita seperti masih terngiang di telinga kita, sebuah simfoni syahdu yang selalu hadir setahun dua kali, idul adha dan idul fitri, meninggalkan jejak kerinduan yang takkan pernah hilang, merasuk kedalam jiwa, membuat jantung itu berdegup semakin cepat, membawa kita pada pengalaman spiritual yang menakjubkan sekaligus mengharukan. Itulah hari raya yang mempesona… duhai… akankah kita berjumpa lagi?!

Begitulah lebaran yang selalu hadir setiap tahun, tak pernah bosan bagi kita untuk berharap perjumpaan itu lagi, tak pernah lelah menanti, walau duabelas bulan lamanya lagi. Harapan itulah yang membuat kita bertahan di tengah himpitan kehidupan, di tengah bencana yang akhir-akhir ini sering menerpa, dari lumpur lapindo sampai gempa.

Baca lebih lanjut

Setting Internet di Ubuntu 8.10

Beberapa hari kemarin saya ke mangga dua untuk belanja beberapa perangkat kantor, tak lupa membeli majalah InfoLinux di kios majalah. Distro yang disertakan adalah Ubuntu 8.10 Studio Edition dan Slackware 12.2. Akhirnya saya putuskan untuk menginstal Ubuntu 8.10. Salah satu pertimbangannya adalah dukungan yang luas di internet sehingga jika menemui masalah bisa langsung menemukan pemecahannya di google. Nah waktu akan men-setting LAN Card untuk koneksi internet saya tidak menmukan menu manager untuk jaringan yang biasanya ada pada edisi ubuntu sebelumnya. Akhirnya saya mencari cara setting internet secara manual (dengan merubah beberapa file tertentu). Dan inilah hasilnya setelah melakukan googling:

Baca lebih lanjut

Mengejar Mimpi

Malam tinggalkan sunyi
bulan beranjak pergi
mari mengejar mimpi
bersama kunang-kunang yang berlari
di antara keriuhan semesta yang bertasbih
mengagungkan nama-Nya tiada letih